Mengendalikan rasa marah
Time Out. Berhenti sebentar kalau kamu merasa lebih marah dari seharusnya.
Tarik Napas Kesadaran Satu. Atur napasmu dengan cara menghirup udara pelan-pelan dari hidung, lalu mengeluarkannya secara perlahan melalui mulut.
Tarik Napas Kesadaran Dua. Bernapas dengan cepat, pendek-pendek melalui mulut.
Seberapa Pentingkah ini? Terus bayangkan gambar besar dalam benakmu, apakah lima tahun mendatang ini masih ada gunanya?
Tukar Peran. Bayangkan dirimu menjadi pihak lawan dan cobalah untuk sejenak memandang masalah itu dari kaca mata lawan.
Pikirkan Realitas. Apakah respon kemarahan kamu lebih besar daripada yang sepantasnya? Adakah hal lain yang menggangu, sampai-sampai reaksi kamu berlebihan pada situasi ini?
Lihat Beberapa Pilihan. Cobalah, jangan sampai kamu terjebak dalam piliran defensive dan kaku, tentang keharusan hasil akhir dari konflik ini. Jauhkan diri dari sikap tempur, kabur, diam.
Hadapi Konflik Kecil. Hidup ngggak bebas dari konflik. Tunggu konflik dan belajar bagaimana menghsdapinya secara efektif, daripada bereaksi berlebihan atau langsung melupakannya.
Jangan Sampai Kamu Hancur oleh Rasa Marah. Kalau kamu hanyut dalam reaksi berlebihan, situasi akan tambah buruk.
Jangan Terjebak dalam Sikap Menyalahkan Terus. Terus-menerus menyalahkan orang lain Cuma akan membuat kita terjebak dan macet di satu titik.
Hindari Sikap Bak Korban. Kamu mungkin merasa jadi korban. Tapi, cobalah untuk tidak terus-menerus melihat diri kita sebagai korban. Kamu bisa menjatuhkan pilihan dan kamu punya kekuatan pribadi.
Sumber: It’s My Life, DIARY PLUS*BUAT REMAJA, karya Tian Dayton
Mencegah Rasa Marah Sebelum Terjadi
Lakukan meditasi. Dengan meditasi harian, pikiran kita bisa “istirahat” dan memperdalam rasa spiritual kamu.
Santai. Melalui relaksasi harian, pernapasan kita bisa jadi teratur dan menyeimbangkan seistem saraf kita.
Gizi yang baik. Dengan makan makanan sehat. Kita mendapatkan bahan bakar cukup untuk tenaga kita. Hindari makanan yang membuat system pencernaan kita kacau.
Berpikir Positif. Pikiran positif mempengaruhi keseluruhan suasana hati kita, bahkan juga kesehatan kita.
Bermain. Dengan bermain kita jadi kreatif, santai, tertawa dan kembali segar.
Istirahat / Tidur. Tidur yang nyenyak dan tidur REM (Rapid Eye Movement) memberi kesempatan bagi tubuh kita untuk beristirahat, serta memberi kesempatan bagi pikiran kita untuk ‘membersihkan diri’.
Olahraga. Olahraga adalah pengurang stress terbesar. Olahraga menghasilkan zat kimiawi penyebab perasaan baik yang menyenangkan dalam tubuh kita, yang bisa mengalahkan rasa marah.
Nikmati Hubungan yang Akrab. Hubungan yang akrab dan saling mendukung serta sentuhan rasa persaudaraan, menghasilkan ramuan kimiawi yang menyatukan dan menenangkan kita. Kita semua memerlukan ini untuk mengurangi perasaan kesepian serta untuk menenangkan diri.
Minatilah suatu Kegiatan. Jadialh seorang peserta dan kontributor. Carilah cara yang konstruktif, kreatif dan atau menantang agar energimu tersalur kea rah yang positif.
Sikap. Putar kembali sebuah situasi secara berulang-ulang dalam pikiranmu, lihatlah dari berbagai sudut dan arah sampai kamu bisa menemukan hikmah di baliknya.
Sumber: It’s My Life, DIARY PLUS*BUAT REMAJA, karya Tian Dayton
Oke… sobat gimana dengan kalian??? gimana kalian mengatasi marah??? coba dong bagi-bagi tips…
